What's up!

Minggu, 20 April 2014

Tuan Nona Kesepian (Hal.4)

Semakin hari, Tije dan Surya semakin mengenal satu sama lain . Merekapun merasa mendapatkan apa yang mereka tidak dapati dari masing-masing kekasihnya. Mereka merasa “seharusnya kita ini satu, bukan satu diantara empat”.

“Tapi semua udah telat, kita bersatu memang disaat yang ga tepat meskipun kita sebenarnya saling suka, saling merasa butuh, saling ngerasa terlengkapi. Aku sudah bersama Dhani, dan hubungan aku sama diapun belum lama. Kamu sidah memiliki hubungan sama Intan bahkan udah mau jalan setahun. Ga mungkin juga kan kita nyakitin mereka.” Ujar Tije kepada Surya.

“Tapi aku lebih nyaman sama kamu dibanding Intan, apa salah kalau kita emang milih jalan buat bersama meskipun emang mengecewakan Intan ataupun Dhani.” Jawab Surya.

“Maaf, aku gabisa Surya. Aku takut salah mengambil keputusan. Kita jalanin aja seperti saat ini selagi kita bisa jalanin ini.”

Hubungan diam-diam ini terus terjalin diantara mereka berempat, Karena antara Tije dan Surya sama-sama memiliki niat yang sama untuk menjaga hubungan mereka dengan lihainya merekapun  cerdik menutupi hubungan mereka kepada kekasihnya.

Namun seperti salah satu perumpamaan “Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga” hubungan Tije dan Suryapun diketahui oleh Dhani dan Intan dan sempat memicu pertengkaran yang hebat diantara mereka berempat. Tije dan Surya seperti orang yang memiliki muka dua, mereka saling meyakinkan pasangan mereka masing-masing. Dhanipun setelah mengetahui bahwa kekasih Surya adalah teman dekatnya dia di SMP dan Dhani belum mengetahui kejelekan Tije, Dia membela Tije di depan Intan. Intanpun melakukan hal yang sama, meskipun Surya salah dia tetap membela Surya di depan Dhani. Dhani dan Intan akhirnya memilih untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara mereka masing-masing. Keadaanpun membaik dengan sendirinya.

Dari saat kejadian itu ternyata Tije dan Surya masih menjalin hubungan seperti biasa dan masih seperti sepasang kekasih. Bahkan hubungan merekapun semakin mendalam. Mulai dari sama-sama saling mengenalkan ke masing-masing keluarga mereka, teman-teman terdekat dan guru-guru disekolahpun banyak yang menyetuji hubungan mereka. Ini yang menjadi suatu keyakinan kalau mereka sebenarnya memang ditakdirkan untuk bersama bahkan karena kenyamanan mereka ini sering menyebabkan masalah diantara mereka dan pasangan mereka masing-masing.
  

------------------------------..4..---------------------------------

Tuan Nona Kesepian (Hal.3)

Masih dihantui dengan rasa bersalahnya kepada Chandra, Tijepun akhirnya memilih untuk membuka hatinya dengan orang lain. Tetapi sayangnya kejelekan Tije “player” itu semakin menjadi-jadi. Dia tidak pernah menemukan orang yang melebihi Chandra, jadi dia merasa belum ada orang yang pas buat dia. Dia dekat dengan banyak cowo tetapi hanya dijadikan sekedar hiburan semata, ga ada yang dipikirin buat hubungan yang benar-benar serius. Banyak teman Tije yang sering mengingatkan Tije, tetapi Tije tidak pernah mendengar omongan-omongan temanya itu. Sampai akhirnya, dia merasa capek sendiri karena ada salah satu cowo yang berhasil menarik hatinya Tije tetapi ternyata Tije hanya dipermainkan oleh cowo tersebut (sama seperti hal yang Tije lakukan ke cowo yang dekat denganya).

Tije merasa mungkin ini karmanya, dan dia harus berubah lebih baik dan memilih cowo yang emang pas buat dia dan dia bakal coba menjalani hubunganya dengan serius, bukan untuk hiburan lagi. Tije bertemu dengan Dhani, dia merasa Dhani adalah orang yang tepat untuk menggantikan posisi Chandra di hidupnya. Dhani meminta Tije untuk menjadi Kekasihnya dan Tijepun menerima Dhani.

Di awal, hubungan Tije dan Dhani berjalan dengan baik. Tetapi saat menginjak bulan ke tiga datang lagi masalah yang dimulai dari kejelekan Tije seperti biasanya. Di tengah-tengah perjalanan cintanya dengan Dhani, ternyata tiba-tiba Surya yang dulu sempat mencuri perhatian Tije mendekati Tije. Karena pernah mengagumi Surya, Tijepun akhirnya tergoda.

Lama kelamaan Tijepun semakin dekat dengan Surya, dan akhirnya mereka mengetahui kalau ternyata mereka sama-sama saling suka. Tetapi kedekatan merekapun tidak tepat. Tije sudah bersama Dhani, dan Suryapun sebenarnya sudah menemui kekasih baru setelah putus dari puput. Nama kekasih Surya saat ini adalah Intan yang ternyata adalah teman dekat Dhani diwaktu SMP.
Karena sama-sama memiliki rasa yang sama, Tije dan Surya akhirnya menjalin hubungan diam-diam dari kekasih mereka masing-masing. Dhani dan Intan yang sibuk dengan kuliah mereka sama sekali tidak memiliki firasat apapun. Tije dan Suryapun sudah terkenal dengan sepasang kekasih di sekolahnya. Teman-teman Tije ataupun Suryapun kadang merasa aneh. (bukankah mereka sama-sama memiliki kekasih?) tapi karena lebih sering melihat mereka berdua bersama, teman-temanyapun sudah tidak aneh lagi dengan hubungan Surya dan Tije tersebut.


----------------------------..3..------------------------------------------

Tuan Nona Kesepian (Hal.2)

Semenjak itu rasa penasaran Tije sudah terjawab, lelaki itu adalah Surya dan sudah memiliki kekasih yang bernama Puput. Tijepun menyadari kalau dia hanya sekedar mengagumi saja, tidak llebih. Karena setelah mengetahui siapa cowok yang kemarin itu dia sudah merasa tidak ada lagi yang ingin diketahui dari sesosoknya. Meskipun terkadang masih sering curi-curi pandang saat di sekolah.
Tije terus menjalani hari-hari biasa dan kisah percintaanya dengan Chandrapun bisa dibilang amat baik meskipun mereka berbeda sekolah. Tetapi disinilah godaan terbesar mereka. Mungkin karena kini ada jarak diantara mereka. Dulu saat mereka duduk di bangku SMP, mereka satu sekolah dan bahkan satu kelas.. Otomatis kapanpun banyak waktu untuk mereka berdua. Tidak seperti sekarang, selain karena jarak merekapun bertemu dengan orang-orang baru disekitar mereka dan Tije bisa dibilang memiliki banyak fans dan agak sedikit player. Meskipun Chandra teramat baik untuknya, hati Tijepun terkadang tergoyang oleh oikiran-pikiran nakalnya. Entah dia dekat dengan mantan-mantanya, dekat dengan orang yang dia kenal di komunitas yang sekarang dia ikuti, bahkan dengan adik kelasnya seekalipun.
Pada akhirnya, dihari yang apes hal-hal yang disembunyikan Tijepun terbongkar. Saat itu Chandra hanya tahu kalo Tije sedang ada jadwal latihan ekskul di sekolahnya. Ya, memang benar, hari ini Tije memang ada jadwal ekskul tetapi dia ditemani oleh adik kelasnya yang bernama Rizky. Saat Tije sedang latihan, Hp Tije dipegang oleh Rizky. Daaaaan ada SMS dari Chandra.

“Ay, kamu lagi latihan? Selesai jam berapa? Nanti aku jemput ya” begitulah isi SMS Chandra.

Karena Tije lagi latihan dan Hp dipegang Rizky (saat itu mereka memang agak sedikit memiliki hubungan khusus) Rizkypun menjawab SMS Chandra dengan kata-kata yang tidak mengenakan dan ini pula yang menyebabkan Chandra mengetahui kebohongan Tije.

“Tije lagi latihan, HP-nya ada di gue. Gue cowonya Tije. Gausah jemput”
Sontak Chandrapun Kaget dengan balasan SMS yang dia dapati. Dengan cepat Chandra membalas.

“Maksudnya apa? Gue cowonya Tije. Lu siapa? Gausa becanda. Kasih HP Tije, gue mau jemput dia.”

SMS itu akhirnya gak dibales lagi sama Rizky, Puluhan SMS dan Puluhan Tlp dari Chandra tak kunjung berhenti. Sampai pada akhirnya Tije selesai latihan dan mengambil Hpnya dari Rizky, Tijepun kaget setengah mati.

“Apa? Chandraa? Haduh mati gueeeeeeee” teriak hati Tije.

“Kamu bales SMS dia? Knp dibales? Ketauan kan, gimana dong?” tanya Tije pada Rizky.

“Biarin aja, kalo dia marah suruh langsung ketemu sama gue” jawab Rizky dengan lantang, karena Rizky memang mengharapkan Tije putus dari Chandra.

Tak lama kemudian ada SMS dari Chandra...

“Aku di depan sekolah kamu, keluar. Aku tunggu kamu di depan, kita pulang.”

Chandra sebenarnya memang sudah mengetahui sifat jelek Tije yang agak-agak Player, tetapi Chandra memang orang yang sangat amat sabar. Dia selalu mau mengalah untuk Tije dan menerima apapun kekurangan Tije. Chandrapun menganggap hal ini dikarenakan dia dan Tije yang kini berada disekolah yang berbeda. Dia tidak ingin mempermasalahkan hal ini bekepanjangan. Yang dia pikirkan Tije pulang bersamanya bukan dengan orang lain yang menganggap pacar Tije tadi.

Dengan kebingungan Tijepun akhirnya keluar menemui Chandra.
“Maaf ya, aku bisa jelasin soal SMS tadi. Kamu pasti marah dan kecewa sama aku. Dia namanya Rizky, aku emang deket sama dia dan tadi dia nemenin aku latihan, HP aku tadi sama dia. Maafin aku yaaa..” kata Tije dengan memasang muka memelasnya.

“Sejak kapan kamu deket sama dia? Yang adik kelas kamu itu ya? Yauda gapapa aku ga marah, kita bicarain ini nanti aja. Sekarang ayo pulang sama aku” jawab Chandra.

Yaaaa emang dasarnya si Tije inipun tau kalo Chandra ga akan bisa marah sama dia, dia pun jadi rada ngelunjak.

“Terus si Rizky gimana? Masa ditinggalin gitu aja? Dia masih ada di dalem sekolah ay. Kamu gausa anter aku pulang deh, nanti aku jelasin dulu ke Rizky terus baru aku pulang. Nanti aku bisa pulang sendiri kok kamu gak usah nunggu aku.”

“Yauda, aku tungguin kamu disini sampe kamu selesai ngobrol sama si Rizky itu, pulang tetep sama aku.”

“Jangan Ay, dia emosian aku takut kalo nantinya kamu sama dia malah berantem disini.  Rizky biar aku yang selesain, nanti aku pasti ngabarin kamu.”

Dengan kecewa Chandrapun akhirnya menuruti apa kemauan Tije dan Chandrapun pulang.

Tak lama dari kejadian  itu, akhirnya hubungan Tije dan Chandrapun berakhir tepat disaaat 2 hari sebelum hari jadi mereka yang ke 2 tahun karena Tije akhirnya memilih Rizky.

Meskipun Tije dan Chandra telah resmi putus, tetapi hubungan mereka masih tetap baik selama 3 bulan ini. Chandra masih sering meluangkan waktunya buat Tije seperti saat dia masih menjadi pacarnya Tije. Tapi setelah itu akhirnya Chandrapun dekat dengan cewe satu sekolahnya, dan mulai dari sini lah hubungan Tije dan Chandra lama-lama semakin menjauh.

Saat ini Tije baru benar-benar merasa kehilangan Chandra. Udah ga ada lagi lelaki yang benar-benar sabar,baik, dan pengertian selain Chandra. Hubungan Tije dan Rizkypun berakhir karena Tije tidak merasa nyaman dengan Rizky. Mau balik ke Chandra, kini Chandra sudah bersama orang lain. Tijepun tidak bisa berbuat apa-apa lagi.

Ini pesan terakhir Chandra untuk Tije
“Meskipun niat aku sebenernya nerima Ayu buat balas dendam ke kamu, mau nunjukin kalau akupun bisa melakukan hal yang sama seperti kamu, tapi sekarang aku memang udah sama Ayu. Biarin kasih waktu aku juga untuk Ayu, sama seperti aku mengiklaskan kamu bersama Rizky kemarin. Akupun masih sayang kamu, kalau kita jodoh nanti pasti balik dengan sendirinya. Sekali lagi jangan ganggu aku dengan Ayu dulu, aku mau lebih mengenal dia.”

Semenjak pesan terakhir itu disampaikan oleh Chandra, sikap Chandrapun kini ke Tije semakin dingin. Entah memang sengaja atau memang hanya pura-pura tetapi mereka akhirnyapun benar-benar lost contact.

---------------------------..2..----------------------------------------

Tuan Nona Kesepian (Hal.1)

Sintia Trijayanti - 16611782 - 3SA02-Univ.Gunadarma
Proudly present


Tuan Nona Kesepian

        Kriiiing... Kriiiiiiing.... suara bel itu kemudian berbunyi kembali setelah setengah jam. Ini menandakan bahwa jam istirahat telah selesai dan murid-murid masuk kembali ke kelas mereka.
Kelas Tije berada dilantai dua, dipojok dan dekat sekali dengan tangga.. sudah pasti bila berada di depan kelas kita dengan jelas dapat melihat orang-orang yang datang ataupun hilir-mudik di tangga tersebut. Saat Tije berada di depan kelas dan persis sekali mata memandang ke arah tangga, datanglah segerombolan anak laki-laki yang naik keatas menuju kelas mereka. Tiba-tiba dengan terpesona dan efek” semilir angin...
“itu siapa ya? Lucuuuuu.... “ isi hati Tije yang terdalam.
Tapi, karena Tije belum tau siapa cowo itu dia hanya menganggap itu hanya reaksi spontan aja yang biasa dia rasain kalo ngeliat cowo yang lumayan enak diliat oleh mata dan dia gak menganggap itu dia jatuh cinta atau biasa dibilang “Love at the first sight”.
Beberapa hari berlalu, tapi semakin bergantinya hari.. Tije malah makin kepikiran “siapa dia?” ada sedikit rasa bersalah di diri Tije, kenapa dia bisa punya perasaan seperti ini? Padahal Tije sendiripun sudah memiliki kekasih. Ya meskipun mereka Long Distance...
Lama-lama semakin sering Tije melihat lelaki ini, semakin sulit pula Tije untuk tidak memikirkan siapa dia dan pada akhirnya disaat lelaki itu lewat seketika dengn spontan dia bertanya ke sahabatnya
“Ci, itu siapa sih? Lu tau ga?” tanya Tije
“siapa? Yang mana?” jawab uci
“Itu yang pake sweater merah pake kacamata”
“ooooh itu.. itu mah si Surya anak PJ pacarnya si Puput”
*PJ=Penjualan. Karena sekolah ini SMK. Ada Akuntansi, Adm.Perkantoran, dan Penjualan. Sedangkan Tije jurusan akuntansi.
Setelah mendengar jawaban uci, Tijepun menjawab
“Ooooh pacarnya puput anak, lumayan...”
“Emangnya kenapa?” tanya uci.
“Haahahaha gapapa gimana gitu aja ;p” jawab Tije dengan malu.
“kebiasaan lo mah jeeeee.. inget si Chandra”


---------------------------------..1..----------------------------------

Iklan Tulisan Pertama Nih guyyyssss...... :)

Sintia Trijayanti
16611781
3SA02 - Univ.Gunadarma

Tik Tok.. Tik Tok.. Tik Tok...
Udah berapa hari ini tugas gue belum juga ada yang bener..
Ide-ide atau hayalan-hayalan sebenernya si kadang terlintas di pikiran, tapi tetep aja ngerasanya sih buntu.. tapi sekarang gue udah punya target nih..
Gue mesti bisa buat cerita, mau nyambung banget atau gak yang penting mesti selesai dan gue bisa puas sama hasil gue sendiri sejelek apapun itu bentuknya.. Bismillaaaaaaaah J
Ide ini berawal dari lagu-lagu Tulus yang sekarang ini sering gue dengerin.. ya karna emang musik dan suaranya enak, bias dibilang ya “GUE BANGET” lah kalo kata anak-anak jaman sekarang..
Ide atau project gue yaituuu... dari lagunya Tulus yang berjudul “Tuan Nona Kesepian”
Cieeeeee sendu banget ye judulnya, kesepian coooy... hahahaha tapi kalo udah denger lagunya ga sendu kok.. coba aja deh denger.. Nah, darin sini gue dapet ide buat judulin tulisan gue nanti itu judulnya “Tuan Nona Kesepian” juga... semoga Abang Tulus ikhlas setulus namanya yaaa kalo lagunya jadi bahan inspirasi gue hehehe (ya bang Tulus yaaaa J)
Mudah-mudahan selesai deh tulisan gue..
Mudah-mudahan juga bagus..
Mudah-mudahn ada yang lirik tulisan gue..
Mudah-mudahan juga gue dapet nilai A... hehehehe
Buat tulisanya mah nanti ya, sekarang gue kasih tau dulu ni kilasan lagu si Abang Tulus yang judulnya Tuan Nona Kesepian :

Tuan kesepian
Tak punya teman
Hatinya rapuh
Tapi berlagak tangguh

Nona tak berkawan
Tak pernah rasakan cinta
Sungguh pandai berkhayal
Mimpi itu alamnya

Mereka berdua bertemu, di satu sudut taman kota
Bertatap tapi tak bicara, masing-masingnya menganalisa

"Tuan apa yg salah padamu,
mengapa wajahmu ada seribu.
Tuan apa yg salah padamu
seakan dunia hanya Kamu Kamu Kamu"

"Nona apa yang salah padamu
apa enaknya tenggelam dalam khayal
Nona apa yang salah padamu
Kau tau ku tak punya hati, Kau masih saja menanti"

Mereka terlarut dalam ego
Hati tertutup untuk dengar kataku,
Berkata tapi tak berkaca
Semua orang hanya angin lalu

Nona jatuh cinta pada tuan
Tuan menunggu yang lain
Nona tak peduli walau Tuan
tak pernah peduli sekitarnya

Ya ini Cuma liriknya aja, karna gue ga ngerti gimana masukin lagunya ke blog hehe.. nanti dengerin aja sendiri ya.. ga nyesel juga ko kalo dengerin lagu-lagunya si Abang Tulus... hehehe
Nantikan hasil tulisannya nanti yaaaa :D

Beban Hidup :9

Sintia Trijayanti
16611781
3SA02 - Univ.Gunadarma

Beban Hidup !

Ya kalo dibaca dari judulnya aja udah berat banget ya..
Pasti yang namanya beban itu udah pasti musingin, bingungin, ngeselin. Nyapein, dsb deh tuh pokoknya udah pasti kadang bikin otak jadi ngebul...
Tapi kalo kita mikir paitnya aja, gue yakin hidup lo juga pasti bakalan pait sepait paitnya pait.. (kebanyakan paitnya ya? Hahaha) gapapa biar tulisan ini jadi kesannya panjang, kan ceritanya gue anak sastra yang penuh dengan ide” cemerlang.... (hueeeeeek bangeeeeet >.<”)

Sebenernya mah si sampe sekarang gue juga ga tau ni gue mau nulis apa.. tapi sekali lagi gue ingetin (Kalo mau baca ya dibaca, engga ya gapapa. Yg penting tugas gue selesai mbabro... ;p)

Ngomongin beban hidup.. nah tau lah ya, gue masuk satra juga bukan atas kemauan gue, bukan juga naluri gue.. jadi, ini ya ini lah salah satu beban hidup yang mesti gue jalanin selama 4th. Ya mudah-mudahan beban hidup ini emang beneran selesai selama 4tahun ga pake lebih... (yang baca tulisan ini gue mohon bantu dengan kata : aaaamiiiiiin) in sha allah kalian dapet pahala :D

Awal mula gue akhirnya meng’IYA’kan akhirnya gue mau ambil sastra ya emang beneran berat banget, apa lagi ditambah embel-embel INGGRIS yang jadinya SASTRA INGGRIS. Gila sastra yang segaknya aja gue males baca, males nulis, ga terlalu tau juga gimana Bahasa Indonesia yang baik dan benar nah ini gue udah ambil Sastra Inggris aja. Hufffffft L
Kakak-kakak gue ya mikirnya si biar gue pinter tuh sama yang namanya Bahasa Inggris yang dibilang jadi Bahasa Dunia. Yaelah segaknya kalo Cuma ngarepin gue bisa capcipcup mah gue mending masuk tempat les deh ya.. nyantai.. nah ini??? Gue bener-bener bukan hanya diminta buat bisa capcipcup tapi harus mendalami grammar lah, pengkajian-pengkajian sastranya lah, bedah ini lah itu lah.... BEBAN MAN BEBAAAAAAAAAAN.... Ibarat kata nasi udah jadi  bubur terus basi lagi.. PAIT banget deh udah.. tapi ya mau gimana lagi, gue emang harus jalanin ini semua meskipun kadang gue ga ngerti. Kalo dipaitin terus, yang ada gue Cuma bisa ngeluh-ngeluh-dan-ngeluh beres mah engga.. jadi ya gue ambil manisnya aja deh.. Gue yakin semua pasti ga ada yang sia-sia, meskipun gue ga sepenuhnya ngerti tapi pasti ada sesuatu yang bakal gue dapet dari apa yang selama ini gue jalanin. Ya seperti contoh kecilnya kalo gue lagi pergi atau ketemu orang dan orang itu nanya : “kuliah dimana? Jurusan apa? Dan gue jawab “Jurusan Sastra Inggris di UG” daaaaaaaan udah pasti banget jawaban-jawaban dari orang yang udah pernah nanya gue pasti mereka jawab “WAAAAAH SASTRA INGGRIS, KEREN DONG” whahahahahahaha entah gue mesti seneng atau ga sama jawaban-jawaban mereka itu.. yang penting hal manis yang udah gue dapet dari sini segaknya derajat gue udah terangkat sedikit dari kata SASTRA INGGRIS ini.. meskipun sebenernya gue ga ngerti-ngerti amat atau tiba-tiba lidah gue berubah jadi kayak orang bule dimata mereka gue udah keren dan gue bisa :D
Hahahahahahaha jadi, nikmatin aja apa yang emang semestinya dijalanin.. jangan mikir paitnya doang, tapi lo mesti rasain juga manis, asem, asinya.. biar lebih nano-nano :D
Sekiaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaan :p

Any Idea for my assignment? ? ?

Sintia Trijayanti
16611781
3SA02 - Univ.Gunadarma

Apa yang harus saya tulis?

Sebenernya sih ini cuma kilasan awal aja, ya berhubung tugas yang dikasih itu disuruh buat tulisan cerita/cerpen/dsb dan buat dapet nilai A itu kira-kira 50 tulisan jadi anggap aja ini juga salah satu tulisan pertama gue. Asli gatau mau nulis apa, tapi ya dibaca aja ya (kalau mau) ga juga ya gapapa kok ikhlas... kalao bahasa gaulnya anak zaman sekarang sih “akurapopo :’)”
Hahahahahahahahahaha gajelas kan ya? Yauda gausa merengut” gitu jidatnya...
Gue juga gatau ini Blog sebenernya ada yang baca atau engga... -___-
Isi Blog ini juga cuma kumpulan-kumpulan tugas gue doang, ada matakuliah yang emang tugasnya itu posting ke Blog dulu terus tautin ke studentsite terus katanya udah otomatis masuk deh tuh tugasnya. Namanya tugas softskill, rada ribet sih emang.. coz itu studentsite suka susah dibukanya dan bahkan ada temen gue juga yang emang bermasalah sama akun studentsitenya.. tapi ya mau gamau mah yaudahlah tetep usaha yang penting mah ya (gajelas lagi kan)
Yauda sekarang gue jelasin gue aja kali ya? (emang ada yang mau tau?) ga ada juga sih kayaknya orang yang baca aja belom tentu ada yahahahahaha -___-
Gue? ? Hmmm Gue Sintia Trijayanti, kuliah di Universitas yang katanya udah World Class University jurusan Sastra Inggris (weeeey kereeeeeen) hahaha emang keren ya? Tapi gue selalu ngerasa ada beban hidup tersendiri kalo nyebutin gue kuliah diamana dan fakultas apa meskipun respon orang-orang setelah denger itu pada bilang keren.
Kenapa masuk sastra?
Kenapa ya? Gatau juga sih nih, ibarat kata kepaksa iya, salah jalan tersesat juga iya.. yaiyalah gue ga ada sastra-sastranya amat orangnya. Suka baca engga, suka nulis engga, berkarya jarang, dan apa lagi ini gue harus belajar grammar,dkk.. haduuuuuuuh pusing jhooooon.

Tapi ya emang ini pilihan akhir gue dan sekarang gue udah semester 6. Alhamdulillah ya gue masih waras untungnya... :p

Udah ya, sekian dan terimakasih kikikikikikikik
Assalamualaikum ^_^